Tiga Tokoh Muda Inspiratif di Indonesia
topikindo.com - Indonesia memiliki banyak anak muda yang inovatif dan sangat menginspiratif. Belakangan, tiga tokoh inspiratif mendapat sorotan hangat dari masyarakat karena prestasinya. Siapakah mereka?
Tiga tokoh generasi muda tersebut adalah Rio Haryanto, yang dikenal sebagai pembalap Formula Satu Indonesia, Ronald Akili pendiri konsep gaya hidup, Potato Head, dan Nadiem Makarim yang membantu memecahan masalah lalu lintas dan kemacetan lewat Go Jek.
Ketiga sosok generasi muda Indonesia tersebut membeberkan pengalamannya dalam merintis karir di dunia yang mereka geluti, pada acara CNN Talk ASIA, yang ditayangkan pada Kamis 4 Agustus hingga Minggu 14 Agustus, secara bergantian.
Sebagai seorang pembalap muda yang berhasil masuk Formula Satu, Rio Haryanto berpesan pada generasi muda Indonesia lainnya untuk jangan pernah berhenti bermimpi. Karena, menurutnya, kesuksesan yang dia raih saat ini adalah bermula dari sebuah mimpi dan akhirnya menjadi kenyataan.
"Saran saya adalah Anda harus punya mimpi. Menurut saya semua hal, semua kesuksesan dari orang-orang yang telah meraih sukses karena mereka punya mimpi dan jika Anda percaya pada impian Anda dan jika Anda bekerja keras untuk itu, Anda tahu mudah-mudahan jika semuanya berjalan dengan baik satu hari Anda akan mencapainya," kata Rio Haryanto seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima, Jakarta.
Semangat yang dimiliki Rio Haryanto pun juga dimiliki oleh pendiri Potato Head, Ronald Akili. Menurutnya, setiap orang bisa membuat Indonesia maju. Langkah yang dia ambil lewat sebuah konsep yang menyatukan arsitektur, musik, fesyen, kuliner, dalam satu wadah.
"Saya percaya melalui gerakan kecil, dan Anda dapat melihatnya jelas di generasi saya, produk-produk buatan Indonesia lebih dan lebih dibuat di Indonesia adalah suatu produk yang semakin diinginkan. Dan produk buatan Indonesia menjadi kegiatan yang digalakkan lagi dari membuat film, musik, fashion, seni dan yang bisa menarik wisatawan dan turisme untuk berbagai jenis pariwisata di Bali khususnya," ungkap Ronald Akili.
Seperti halnya dua pemuda di atas, pendiri Go Jek, Nadiem Makarim sangat percaya bahwa Indonesia memiliki solusi dalam memecahkan berbagai masalah. Salah satunya adalah masalah kemacetan lalu lintas lewat sebuah aplikasi mobile.
"Saya percaya bahwa Indonesia sedang memimpin dalam persaingan revolusi mobile di Asia Tenggara. Saya bahkan berpendapat mungkin lebih dari India dalam per modalnya. Sosial media telah mencetak kebutuhan untuk ponsel pintar menjadi lebih relevan secara umum di Indonesia, dan saya pikir itulah yang menjadi dasar dalam revolusi kemajuan aplikasi mobile ini. Saya percaya pada 5 sampai 7 tahun ke depan hampir semua orang akan memiliki ponsel pintar, dan akan melibatkan semua jenis kegiatan transaksi pada ponsel mereka," papar Nadiem Makarim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar