28 Jul 2017

Ini Video Pesan Novel Baswedan Untuk Para Pelaku yang Menyerangnya

Beredar video penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan di media sosial. Dalam video tersebut, Novel mengenakan peci putih dan kaos berwarna biru dongker.

Ia mengungkapkan, peristiwa penyiraman air keras yang ia alami tak serta merta mengendurkan semangatnya.

"Saya ingin menyampaikan semangat kepada rekan-rekan semuanya bahwa saya tentunya dengan kejadian ini berharap tidak akan mengendur atau berkurang semangat," ungkap Novel.

Ia juga membakar semangat penyidik KPK lainnya dan berharap peristiwa tersebut tidak mematahkan langkah pemberantasan korupsi. "Saya berharap dengan kejadian ini justru menambah semangat terkait dengan pemberantasan korupsi, terkait dengan hal-hal lain yang merupakan tugas dan tanggung jawab kita semua," tuturnya.

Dengan begitu, Novel menilai, upaya segelintir pihak untuk menggemboskan kinerja KPK dengan peristiwa penyiraman air keras itu akan sia-sia.

"Begitu juga dengan harapan orang-orang yang telah berupaya menyerang saya untuk memendam untuk menghentikan langkah-langkah pemberantasan korupsi, saya ingin menunjukkan bahwa harapan orang-orang itu akan sia-sia, tidak ada gunanya."

Novel saat ini masih menjalani perawatan medis di Singapura. Novel diserang dua orang tak dikenal pada 11 April lalu. Dua orang itu menyiramkan air keras ke wajah penyidik yang tengah menangani perkara korupsi proyek e-KTP ini. Hingga kini, pelaku penyiraman masih belum terangkap.

"Dan saya tegaskan bahwa itu tidak akan bisa sebagaimana yang mereka harapkan ini juga sebagai bukti semangat kita semua semangat anak muda pemuda Indonesia yang dengan begini kita berharap ke depan semakin kuat, semakin perhatian dengan kepentingan negara dan bangsa dan kepentingan orang banyak," tuturnya.

Terkait kondisi mata Novel usai disiram air keras, ia mengungkapkan, kini tengah dalam proses penyembuhan. Terutama mata kiri Novel yang memerlukan waktu lebih lama dalam proses penyembuhannya.

"Mengenani mata saya sekarang memang sedang dalam tahap proses penyembuhan, terutama mata kiri yang prosesnya perlu waktu dan ada perlu tahapan operasi untuk menyelesaikan agar bisa fungsi melihatnya kembali yang jelas saya ingin menyampaikan semangat kepada rekan-rekan semuanya bahwa saya tentunya dengan kejadian ini berharap tidak akan mengendur atau berkurang semangat," pungkasnya.

Makin Kuatnya Sinyal PAN Bakal Didepak Dari Koalisi Pemerintah

Nasib Partai Amanat Nasional (PAN) dalam koalisi pendukung pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla di ujung tanduk. Partai koalisi mengecam keras langkah politik PAN meninggalkan ruang sidang paripurna saat hendak dilakukan voting revisi Undang-Undang Pemilu, Jumat (21/7) dini hari.

Anggota DPR Fraksi PAN Yandri Susanto ditunjuk menyampaikan sikap fraksi partai berlambang matahari tersebut. Yandri menuturkan, sejak awal fraksinya sepakat dengan musyawarah mufakat untuk penentuan lima isu krusial UU Pemilu. Namun, karena musyawarah mufakat menemui jalan buntu, maka fraksinya memutuskan menolak ikut voting.

Bahkan, Presiden Joko Widodo ikut melontarkan sindiran halus terhadap PAN. Presiden menceritakan saat bertemu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sehari sebelum sidang paripurna di DPR.

Jokowi mengatakan, dalam pertemuan itu PAN menyampaikan dukungan terhadap usulan pemerintah di RUU Pemilu. Salah satunya soal ambang batas calon presiden atau presidential threshold pada kisaran 20-25 persen. Namun kenyataannya justru PAN balik badan.

"Sehari sebelum (sidang paripurna) kan kita sudah ketemu dan akan solid di partai pendukung pemerintah," ujar Jokowi.

Bahkan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menginginkan partainya bersikap tegas dengan pemerintahan Jokowi-JK. Salah satunya dengan menarik kader PAN yang kini berada di lingkaran kabinet kerja. Amien menginginkan Asman Abnur mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). "Saya usul supaya Asman Abnur segera keluar dari kabinet. Titik," tegas Amien.

Jokowi pun memberi sinyal mulai menjauhi PAN. Jokowi pada Senin (24/7) menerima petinggi partai dan anggota DPR di Istana Negara. Anggota DPR itu berasal dari koalisi pendukung pemerintah. Namun tak ada perwakilan PAN tampak hadir.

Mereka adalah Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Utut Adianto, Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Marcus Mekeng, Ketua Fraksi PPP Reni Marlinawati, Ketua Fraksi PKB Ida Fauziah, Bendahara Fraksi Golkar Robert J Kardinal, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, anggota DPR Fraksi PPP Amir Uskara dan anggota Fraksi Hanura Nurdin Tampubolon.

Mereka membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) nomor 1 tahun 2017 tentang akses informasi keuangan dan Perppu nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Saat menerima anggota DPR tersebut, Kepala Negara didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. "Membicarakan Perppu keterbukaan informasi dan Perppu ormas agar Perppu itu disampaikan dan disosialisasikan kepada masyarakat sehingga tak disalahtafsirkan," ucap Wakil Ketua Fraksi Nasdem Johnny G Plate.

Johnny berpandangan, kedua Perppu tersebut diterapkan untuk kepentingan negara. Dalam pertemuan, Jokowi juga menyampaikan pendapatnya bahwa kedua Perppu itu sangat penting untuk menyelamatkan negara. "Kita sepaham dengan Presiden," katanya.

Selain membahas dua Perppu di atas, anggota DPR dan Jokowi sepakat menjaga koalisi pemerintah. Jokowi mengaku memantau seluruh perkembangan yang terjadi di DPR.

"Presiden mengatakan beliau mengikuti perkembangan pembahasan di DPR baik melalui menterinya maupun menyaksikannya sendiri di televisi. Presiden memberikan apresiasi kita berkembang dinamis," terang Johnny.

Anggota DPR dari fraksi PAN tidak ambil bagian dalam pertemuan ini. Padahal PAN adalah partai koalisi pemerintah. Johnny mengaku tak tahu alasan anggota DPR dari fraksi PAN tidak terlibat dalam kesempatan ini.

"Saya enggak tahu sampai sana PAN enggak ada," kata Johnny.

Sementara itu, Yandri mengaku PAN tidak diundang oleh Jokowi untuk menghadiri pertemuan pimpinan fraksi di Istana Negara. Yandri mengatakan, dirinya justru menghadiri undangan dari salah satu stasiun televisi swasta. "Enggak tahu, saya nggak tahu. Saya mau live di TV, sudah on the way," kata Yandri.

Yandri mengklaim tidak mendapat pemberitahuan dalam bentuk apapun terkait pertemuan tersebut. "Saya enggak terima undangan kok. SMS nggak ada, apa enggak ada," tegasnya.

Waspada Virus Trickbot, Cara Hacker Incar Uang Pengguna E-Banking

Pakar keamanan dari Flashpoint mengamati Trickbot, banking Trojan yang menargetkan sektor keuangan AS.

Trickbot yang mampu meluncurkan serangan para pengguna transaksi elektronik, terutama e-banking dan mobil banking yang berasal dari pertengahan tahun 2016 dan menargetkan lembaga keuangan di luar AS.

Berikut ini setidaknya ada tiga gelombang spam yang berbeda dengan file HTML yang disamarkan sebagai tagihan dari perusahaan Telekomunikasi Australia dan kampanye lainnya melalui dokumen makro sebagai lampiran.

Email berbahaya ini berisi lampiran Windows Script File (WSF) berarsitek arsip yang terdiri dari kode JavaScript yang disamarkan. Setelah diklik, file mendownload dan menjalankan loader Trickbot.



Aliran Eksekusi

Setelah menginfeksi mesin untuk mengelabui pengguna, ia meluncurkan flag "CREATE_SUSPENDED" untuk membunuh proses yang digunakan dalam meluncurkan Trojan. Selanjutnya, ia menciptakan% APPDATA% dan menyalinnya juga kemudian menambahkannya sertifikat Authroot di direktori Temp.

Trickbot memang berisi modul importDll32, mailsearcher32, systeminfo32, injectDll32, dan outlookDl32. Laporan analisis terperinci yang diterbitkan oleh Flashpoint.

Flashpoint menganggap trickbot adalah penerus Dyre atau Author menggunakan kode sumber lama dengan fungsi yang diperbarui.

Trickbot didukung oleh spambot Necurs yang terkenal, sehingga terus bermunculan dan ia menargetkan basis pelanggan yang sangat besar sehingga akan sangat penting bagi organisasi. Pengguna harus tetap waspada.

Beberapa saran agar tetap aman bertransaksi elektronik banking


  • Jangan membuka lampiran yang tidak Anda duga.

  • Patch atau Perbarui perangkat lunak Anda.

  • Gunakan aplikasi keamanan/antivirus yang memiliki reputasi bagus.

  • Download aplikasi dari situs Terkenal.

Walau Anggaran Ditolak DPR, Pemerintah Tetap Lanjutkan Kajian Pemindahan Ibu Kota

Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) memastikan, kajian pemindahan ibu kota tetap akan dilakukan meski pengajuan tambahan anggaran sebesar Rp7 miliar ditolak DPR. Pasalnya, wacana pemindahan ibu kota merupakan kajian yang serius dan bukan isapan jempol semata.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, pemerintah serius mengenai wacana pemindahan ibu kota. Oleh karena itu, kajian harus secara komprehensif dilakukan.

"Kami serius soal wacana pemindahan ibu kota. Pemerintah serius maka perlu kajian lebih dulu yang sifatnya komprehensif dan tidak bersifat parsial. Makanya pembahasan RKA K/L sebelum pembahasan Panja, kami minta tambahan Rp26 miliar yang mana Rp7 miliar merupakan studi ibu kota," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (24/7/2017).

Mantan Menkeu ini menegaskan, kajian akan tetap dilakukan. Pihaknya akan bekerja sama dengan seluruh kementerian dan lembaga (K/L), serta memanfaatkan sumber daya yang ada di seluruh kementerian.

"Karena kami tidak sendiri. Kami kerja sama dengan K/L lain. Jadi kami akan manfaatkan sumber daya K/L lain," imbuh dia.

Bambang mengaku telah melakukan kajian di 10 kota baru untuk pemindahan ibu kota tersebut. Salah satu kajian lokasi yang paling ideal adalah ibu kota Brazil yang pindah dari Rio De Janeiro ke Brasilia.

"Brazil pindah dari Rio De Janeiro ke Brasilia 2 jam. Kalau Jakarta ke Balikpapan enggak sampai 2 jam. Itu sudah biasa dilakukan. Atau Nigeria dari Lagos ke Abuja, ini totally different city jadi kota baru. Kajian itu juga bagaimana proses ini tidak memberatkan APBN. Bisa gunakan APBN seminimal mungkin atau melibatkan swasta, kalau diputuskan untuk pindah," tandasnya.

Meningkatnya Bunuh Diri di Indonesia, Didominasi Kaum Perempuan, Kenapa?

PAGI ini pemberitaan dihebohkan kasus bunuh diri kakak-adik asal Makassar yang tinggal di salah satu apartemen di Ciracas, Bandung. Penyebab kedua perempuan itu menghabisi nyawanya sendiri dengan lompat dari lantai 5 apartemen diperkirakan adanya masalah psikis.

Video detik-detik perempuan kedua lompat pun terekam oleh tetangga korban dan menjadi viral di media sosial. Di video tersebut terlihat salah seorang perempuan sudah terbujur tak berdaya di lantai dasar apartemen. Perempuan kedua yang mengenakan busana terusan kuning pun menyusul.

Tidak diketahui pasti, di video tersebut, yang mana si kakak dan yang mana si adik. Namun, dipastikan setelah lompatan perempuan kedua, kakak dan adik itu mati dengan cara yang sama, bunuh diri.

Publik pun sempat digegerkan dengan kasus kematian mantan kekasih selebgram Awkarin yang juga menutup usianya dengan cara bunuh diri, meminum cairan sianida. Kemudian, tak lama berselang, kabar mengejutkan juga datang dari dunia hiburan dunia. Vokalis Linkin Park Chester Bennington mengakhiri hidupnya pun dengan bunuh diri.

Sebegitu mudahnya kah bunuh diri untuk dipilih menjadi solusi selesaikan masalah? Apa tidak ada cara lain untuk menyudahi segala kesulitan hidup?

Lalu, jika dilihat dari paparan data kasus ini, siapakah yang paling rentan melakukan tindakan bunuh diri? Secara global, berdasar laporan World Health Organization (WHO) pada 2012 diperkirakan ada 800 ribu kasus bunuh diri dengan 86% terjadi pada kelompok usia di bawah 70 tahun dan 8,5% dari angka tersebut adalah orang-orang berusia 15-29. Pada kelompok usia terakhir ini, bunuh diri menjadi penyebab kedua tertinggi kematian setelah kecelakaan lalu lintas.

Di ASEAN, Myanmar menempati urutan pertama dalam rasio bunuh diri per 100 ribu penduduk, disusul oleh Thailand. Indonesia bertengger di peringkat delapan. Namun data dari WHO, yang utamanya dibangun di atas asumsi bahwa tingkat depresi berbanding lurus dengan bunuh diri, tidak menyebut situasi-situasi khusus seperti resesi ekonomi, krisis politik, perang, atau konflik bersenjata.

Adapun studi yang dilakukan pada 2014 oleh United Nations Population Fund (UNFPA) melaporkan, 41 persen para pengungsi Suriah di Lebanon, mayoritas remaja dan usia dua puluhan awal, mempertimbangkan bunuh diri.

Ini Cara Membedakan Beras Palsu, Beras Oplosan dan Beras Berkualitas Premium

Tak dimungkiri, nasi adalah salah satu makanan pokok warga Indonesia. Hampir semua warga Indonesia 'belum makan' kalau perut 'belum kena nasi.'

Meski demikian, nasi yang umumnya disantap pun merupakan nasi yang diolah dari beras pilihan. Jika memungkinkan beras yang dipakai haruslah beras pilihan berkualitas yang menghasilkan beras harum, putih, dan pulen.

Namun sayangnya masih ada banyak orang yang salah pilih ataupun tertipu dengan banyaknya beras palsu yang beredar di pasaran.

Mengutip berbagai sumber, agar tak tertipu dengan beras palsu, berikut beberapa kriteria memilih beras yang berkualitas dan menghasilkan nasi pulen.

1. Jangan tertipu beras putih

Tak cuma penampilan fisik seseorang yang bisa memesona mata. Penampilan fisik beras yang putih mulus juga bisa menipu mata pembeli.

Jangan tertipu dengan warna beras yang putih mulus. Pasalnya, di masa sekarang ini, warna putih bisa dimanipulasi dengan penggunaan bahan kimia berpemutih.

Beras yang direndam dalam bahan pemutih yang beracun untuk tubuh ini akan membuat warna beras jadi putih dan menarik.

Beberapa bahan pemutih yang umum digunakan adalah tawas, kaporit, dan pemutih pakaian. Jika beras memiliki warna putih yang terlalu menyolok dan terlihat tak alami, sebaiknya jangan beli beras tersebut.

2. Cium aroma

Sebelum membeli ciumlah aroma beras. Beras alami akan memiliki aroma alami beras dengan sedikit keharuman pandan yang menyegarkan.

Sekalipun memang ada varietas beras yang wangi, namun hati-hatilah dengan aroma wangi yang terlalu menyengat.

Hanya saja ini tak berarti kalau beras yang berbau jauh lebih baik. Beras yang berbau apak juga tidak enak dikonsumsi karena sudah disimpan terlalu lama.

3. Perhatikan bulir

Pilihlah beras dengan bulir yang utuh dan sempurna. Hindari beras yang sudah rapuh dan mulai bertepung.

4. Remas beras

Sebelum membeli beras, cobalah untuk meremas beras dengan tangan. Cara ini sempurna untuk mengetahui apakah beras mengandung zat pelicin atau tidak.

Jika setelah meremas, ada banyak beras yang menempel di tangan, maka beras tersebut mengandung zat pelicin.

5. Gigit bulir

Untuk mengenali beras dengan kualitas terbaik, salah satu caranya adalah dengan menggigit beras. Beras yang baik tak akan mudah patah dan hancur.

27 Jul 2017

Nama Syahrini Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku akan menggandeng aktris dan penyanyi Syahrini untuk ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah tahun 2018.

Rencananya, artis berparas cantik ini akan diberikan posisi Wakil Gubernur, mendampingi Marwan Jafar, mantan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal era Presiden Joko Widodo yang kini didaulat PKB untuk ikut Pilkada Jawa Tengah 2018.

"Kalau pak Marwan dipasangkan dengan calon wagub Syahrini, akan langsung naik (elektabilitas)" kelakar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Kantor DPP PKB, Minggu, 23 Juli 2017.

Gurauan Muhaimin soal meminang Syahrini ini berdasar pada rendahnya elektabilitas Marwan di Jawa Tengah. Karena itu, ia berpikiran, menyandingkan Marwan Jafar dengan Syahrini maka akan bisa meningkatkan elektabilitas Marwan.

Apalagi merujuk ke hasil survei, dimana Marwan disebut hanya memiliki elektabilitas 0,3 persen, jauh di bawah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mencapai 51,6 persen.

Diakuinya, sosok Marwan di Jawa Tengah memang belum begitu dikenal. Karena itu, kini PKB harus menurunkan Marwan untuk selalu ke lapangan agar bisa mendongkrak elektabilitasnya.

"Pak Marwan baru mulai kerja ya. Salah satunya dengan turun ke lapangan," ujar Muhaimin.