5 Nov 2016

Kenapa SBY Terkesan 'baper' dan 'sensi' pada pemerintahan Jokowi?

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendadak menggelar konferensi pers di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Ada sejumlah isu yang dijawabnya, mulai dari keikutsertaan Agus Harimurti di Pilgub DKI, rumah yang diberikan negara, hingga demo besar-besaran 4 November mendatang.

Sejak Joko Widodo menduduki kursi kepresidenan, SBY menjadi sosok yang kerap kali mendapat kritikan dan serangan, baik dari pembantu Jokowi maupun lingkaran Jokowi. Menghadapi itu, SBY juga berkali-kali menjawab kritikan tersebut, mulai dari media sosial maupun video.

Kini, SBY kembali muncul ke publik demi menjawab kritikan dan tudingan yang diarahkan kepada dirinya. Apalagi, dia sempat dituduh sebagai dalang aksi demonstrasi yang berlangsung 4 November mendatang.

Kenapa SBY bisa 'baper' sampai 'sensi' ketika dikritik pemerintahan Jokowi?

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Muhammad Budyatna menduga SBY masih mengalami power syndrome, atau sindrom terhadap kekuasaan. Di mana, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut merasa telah menjalankan pemerintahannya dengan baik.

"Bisa juga(power syndrome), merasa dirinya sukses selama 10 tahun," ujar Budy, sapaan akrab Muhammad Budyatna, saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (2/11).

Budy menilai, sikap 'baper' atau terbawa perasaan yang dirasakan SBY tersebut tak lepas dari pelbagai kritik yang dilayangkan terhadap dirinya. Apalagi, kritik itu terus berlangsung meski SBY tak lagi duduk di kursi pemerintahan.

"Orang banyak mengritik dia, hingga akhirnya dua merasa terpojok. Terkait pemerintahannya di masa lalu. Apalagi dituduh yang sponsori aksi demonstrasi 4 November," terangnya.

Dalam beberapa hari terakhir, selain soal 4 November, SBY juga sempat tertampar ketika pemerintahan Jokowi mengungkap hilangnya dokumen Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir. Bersama beberapa mantan pejabatnya, SBY memberikan keterangan pers di kediamannya pula.

"Banyak sekali kritik-kritik soal dia selama pemerintahannya, sampai soal laporan TPF Munir juga hilang, orang kan jadi curiga," sahut Budy.

Selain beberapa hal di atas, Budy juga menduga masih adanya gap yang terjadi antara SBY sebagai petinggi Partai Demokrat dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Di mana, seakan-akan terjadi persaingan keras antar kedua partai.

"Bisa saja (masih tersimpan dendam dengan PDIP), memang Mega enggak pernah mau ketemu. Apalagi sampai dikalahkan 2 kali," tandasnya.

Jokowi Tuding Ada Kelompok yang Ingin Goyang Persatuan Indonesia

Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai suku serta agama.

Dalam keragaman tersebut, Indonesia berhasil menemukan formula untuk bersatu sebagai sebuah bangsa. Meski demikian, persatuan Indonesia kerap menghadapi berbagai tantangan.

"Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia. Dengan aksi teror seperti peristiwa bom Bali tahun 2002 dan juga bom di Thamrin Jakarta di awal 2016," kata Jokowisaat membuka World Peace Forum keenam di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

"Namun, dengan semangat kesatuan dan semangat gotong royong yang kami miliki, Indonesia berhasil mengatasi aksi-aksi teror tersebut dan mereka gagal melumpuhkan kita," tambah Jokowi.

Jokowi mengatakan, Indonesia yang beragam bisa menjadi satu bangsa yang sulit dipecah belah karena berlandaskan dua hal.

Pertama, Indonesia memiliki Pancasila sebagai ideologi bangsa, panduan cara berpikir dan bertindak, serta melangkah maju.

Kedua, dan sama pentingnya, lanjut dia, Indonesia juga memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sebuah pepatah lama di Indonesia yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.

"Dan inilah yang selalu menjadi pegangan kami," ujar Kepala Negara.

Jokowi menilai, aksi-aksi teror yang terjadi di Indonesia merupakan hasil dari ekstremisme kekerasan, yang juga menjadi penyebab aksi teror serupa di negara lain.

Sementara ekstrimisme kekerasan, lanjut dia, penyebab utamanya adalah ketidakadilan yang bersifat global.

"Karena itu, untuk mengatasi isu global ini, untuk mengatasi ekstremisme kekerasan, diperlukan aksi kolektif kita bersama untuk melawannya," tambah Jokowi.

Jokowi percaya bahwa WPF yang keenam ini akan dapat menghadirkan dialog yang produktif dan memperkuat usaha bersama dalam menghadirkan kedamaian di negara masing-masing dan perdamaian dunia.

Sebab, dalam forum ini ada pemuka agama, pembuat kebijakan, pakar, politikus, serta aktivis dari berbagai belahan dunia.

"Saya berharap kegigihan WPF ini dalam mempromosikan perdamaian di dunia dapat menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang untuk memperjuangkan perdamaian, untuk melawan intoleransi, melawan provokasi kekerasan untuk bisa mengatakan bahwa kami tidak takut terhadap ancaman dan aksi teror. Untuk memiliki keberanian dan secara lantang mengatakan kami ingin perdamaian, bukan kekerasan," papar Jokowi.

Ternyata Uang Dimas Kanjeng Mengalir ke Orang India ini

Polisi terus menelusuri aliran dana hasil penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Kemarin (2/11) seorang warga negara India bernama SP Ramanatan alias Vijei diterbangkan dari Jakarta ke Surabaya. Dia ditangkap Senin malam (1/11) karena diduga menerima uang dan menjadi salah satu kanal aliran uang hasil kejahatan.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, Taat Pribadi sering menyebutkan bahwa Vijei menerima aliran dana. Taat melanjutkan, Vijei merupakan pemilik PT Emas Batangan Mulia. "Sementara itu, dia (Taat, Red) menyebut dirinya sebagai komisaris perusahaan tersebut," ujar salah seorang sumber internal Polda Jatim.

Pencarian petunjuk soal pengakuan itu dilakukan sejak 27 Oktober lalu. Penyidik menemukan surat yang dikeluarkan PT Emas Batangan Mulia. Surat itu merupakan barang bukti yang disita polisi. Di dalam surat bernomor 0605 EBM-2005 yang dikeluarkan tanggal 8 Mei 2005 itu, Taat Pribadi tercatat memegang jabatan komisaris utama.

Sebagai langkah awal, polisi mendatangi Kemenkum HAM di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Di sana, mereka mengecek registrasi PT Emas Batangan Mulia. Hasilnya, perusahaan itu terdaftar di Kemenkum HAM. Nomor registrasinya pun sah. Kantor perusahaan tersebut terletak di Cipocok Jaya, Serang.

Alamat tersebut berbeda dengan yang disampaikan Taat Pribadi saat penyidikan. Taat menyatakan, kantor perusahaan itu berada di Tomang Utara V 158-161. Polisi pun mengecek lokasi tersebut. Hasilnya, hanya ada tiga rumah yang tidak berfungsi sebagai kantor. "Salah seorang pemilik rumah itu ternyata cuma tukang bengkel dan tidak ada produksi pembuatan emas sama sekali," imbuhnya.

Perusahaan itu juga memiliki akta notaris atas nama Musa Nawa yang dikeluarkan pada 19 Mei 2014. Namun, setelah dicek lebih teliti, tidak ada nama Taat Pribadi di dalam daftar pengurus PT Emas Batangan Mulia.

Pencarian jejak kegiatan PT Emas Batangan Mulia, sebagaimana yang disampaikan Taat Pribadi, lantas berlanjut ke sebuah hotel di kawasan Hasyim Azhari, Jakarta Pusat. Dia menyatakan pernah menyelenggarakan rapat di sana. "Di sana ditemukan bahwa nama penyewa itu adalah Vijei," lanjutnya.

Berdasar fakta-fakta itu, polisi kemudian menangkap Vijei Senin malam (31/10). Dari keterangan awal, Taat Pribadi memang bukan komisaris. Dia sengaja menunjuk Vijei menjadi direktur abal-abal. Sekitar pukul 13.00 kemarin, dia tiba di Ditreskrimum Polda Jatim

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan, dari pengakuan tersangka Sutono, Vijei menerima uang Rp 2 Miliar. "Kami masih menulusuri aliran dana yang dikirim para tersangka," katanya.

HMI Tuding Aliansi Aksi Bersama Rakyat Provokator Rusuh Demo 4 November

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Mulyadi P. Tamsir membantah pihaknya telah memprovokasi kerusuhan dalam demonstrasi Jumat, 4 November 2016. Mulyadi balik mengatakan kericuhan justru dipicu oleh sekelompok massa yang tergabung dalam Aliansi Aksi Bersama Rakyat.

"Penglihatan kami, benturan tadi itu dari Aliansi Aksi Bersama Rakyat,” kata Mulyadi saat dihubungi, Jumat malam, 4 November 2016. Mulyadi mengatakan, posisi rombongan HMI pada awal demonstrasi memang berada di barisan paling depan. Namun setelah pukul 19.00, Mulyadi mengklaim mereka memutuskan untuk mundur.

Mulyadi menambahkan, anggota HMI tidak bisa mundur terlalu jauh saat itu. "Jarak kami dengan pagar Istana sekitar 30-50 meter,” kata dia. Menurut dia, kawat berduri di depan barisan HMI sudah terputus dan dimanfaatkan Aliansi Aksi Bersama Rakyat untuk menimbulkan kericuhan di depan Istana.

Hingga Jumat malam ini pukul 22.15 WIB, kami masih berupaya menghubungi perwakilan Aliansi Aksi Bersama Rakyat untuk mengkonfirmasi pernyataan Mulyadi.

Demonstrasi yang menuntut calon gubernur inkumben DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu segera diproses hukum semula berjalan damai hingga sore hari. Selepas magrib, kericuhan pecah. Aksi lempar batu dari demonstran dibalas polisi dengan tembakan gas air mata. Korban dari demonstran dan polisi berjatuhan, namun angkanya belum dapat dikonfirmasi.

4 Nov 2016

Gadis Cantik Bernama Luna Kartika Maya Bikin Geram Dan Heboh

Sebuah akun Facebook yang mengaku bernama Luna Kartika Maya nampaknya ingin populer dan membuat sensasi melalui status yang ia buat.

Pasalnya akun yang memiliki foto profil seorang perempuan cantik ini kerap mengunggah statu-status yang membuat netizen geram.

Bagaimana tidak geram, status yang ditulis akun Instagram ini sungguh diluar batas.

Ia pernah menyebut profesi kuli, petani, kurir, guru dam buruh adalah jenis pekerjaan yang norak.

Begini yang ia tulis,

"kuli , petani , kurir , guru , buruh adalah jenis pekerjaan norak ,

Bikin malu negara gue doang , gobl*k !  mestinya pemerintah bertindak tegas menghilangkan pekerjaan2 gak berkualitas ,\

percuma gue bayar pajak kalau pekerjaan sampah masih ada di negeri ini ..,Bubarin aja nih negara," tulis Luna.

Ia bahkan pernah menuliskan status caci maki pada ibunya dan mendoakan ibunya agar segera meninggal.

"ibu yang baik itu selalu nyuciin baju anak nya , bikin masakan yang enak , dan bisa bikin anak nya seneng, terus kalau ibu yg males2an , sakit2an di dalam kamar , itu namanya apa dong ?

Sejenis anjing kah ? di tendang gpp dong , kan dia uda setara hewan derajatnya , ampas,

sakit itu enak gak sih bu ? gak enak ya bu ?

luna jadi kasian sama ibu,

kok gk mati aja bu biar gak menderita lama2 , sekalian gak nyusahin anak ?

ibu punya otak kan ? mestinya nyadar dong , sana berdoa sama tuhan biar di cabut nyawanya ...

asuransi nya ibu juga lumayan kok ,

dengan kematian ibu gak sia sia kok sama luna ...,"

Ia juga menuliskan status seperti ini.

Netizen yang membaca status-status yang dibuat aku bernama Luna itu pun memberikan berbagai respons.

"Subekhanallah memang kamu anak durhaka ya luna. Mungkin saja nyawa kamu yg di cabut duluan sama yg maha kuasa amiiiiin,"

"Sudah bnyak contoh didunia ini bukalah mata hatimu jngn engkau terlampau krna itu bsa membuat mu menangis,"

Namun ada juga netizen yang menyebut akun bernama Luna ini hanya mencari sensasi belaka.

Bagaimana tanggapanmu?

Demi Album Internasional, Agnez Mo Gaet Penulis Lagu Justin Bieber?

Usai sukses menghias majalah Vogue, Agnes Monica kembali fokus menggarap album internasional perdananya. Belum lama ini, pelantun "Coke Bottle" itu membagikan sebuah video singkat saat ia berada dalam sebuah studio rekaman.

Agnes yang tampil fresh dengan potongan rambut barunya itu memperkenal orang-orang di balik studio. Hingga akhirnya, kamera ponselnya tertuju pada sosok yang akrab di dunia musik internasional. Siapa lagi jika bukan Eric Bellinger. "Agnes Mo x Eric Bellinger," tulis Agnes mengenalkan rekannya pada fans.

Seperti yang diketahui Eric merupakan salah satu penulis lagu sekaligus produser musik ternama di Amerika Serikat. Pria berusia 30 tahun itu telah berpengalaman bekerja sama dengan sejumlah artis pop dan R&B kondang, seperti Selena Gomez ("Intuition"), Chris Brown ("Fine Chine", hingga Justin Bieber ("Right Here" feat Drake).

Bukan hanya itu saja, Eric juga sudah memenangkan banyak penghargaan selama berkarir di dunia musik. Berkat kontribusinya dalam album Chris Brown "F.A.M.E", ia sukses mengantongi beberapa piala Grammy Awards pada 2012.

Sayangnya, kemunculan Eric dalam video Instagram Agnes ini belum diketahui alasannya. Pasalnya, video tersebut tidak menyertakan audio.

Spekulasi yang beredar, Agnes bakal menggandeng Eric dalam pembuatan album internasional pertamanya. Terlebih lagi aliran musik penyanyi yang akrab disapa Agnez Mo itu juga senada dengan musisi-musisi yang telah digandeng penulis lagu Justin Bieber itu.

Sebelumnya, Agnes mengaku sempat menunda perilisan album debutnya usai bergabung dengan manajeman milik John Wright. "Di momen itu, sebenarnya saya sudah siap merilis sesuatu. Tapi Johnny berkata, 'Tahan dulu, jangan dirilis dulu, kamu sekarang punya aku, dan lewat aku kamu bisa menggapai beberapa produser yang mungkin sebelumnya belum bisa kamu dapatkan.' Jadi di situlah kami memutuskan untuk menunda perilisan tersebut," tutur Agnes dalam wawacara bersama AsiaPop40.

Ki Kusumo Mengamuk dan Akui Sudah Keluar Uang Banyak Demi PARFI 1956

Ki Kusumo marah besar karena tak dilibatkan dalam kepengurusan Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 1956. Padahal, Ki Kusumo merasa punya andil dalam proses pembentukan organisasi tersebut.

Bukan hanya waktu dan tenaga, Ki Kusumo mengaku mengeluarkan uang banyak.

"Nggak enak nyebut angka. Bayangin aja, kan kami enam bulan ngadain acara. Itu semua perlu dana," ungkapnya saat jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (31/10).

Hal ini diakui oleh aktris senior Lela Anggraeni yang ikut dalam sesi konferensi pers tersebut.

"Dari awal mereka kerjasama dengan Ki Kusumo. Tapi kenapa uangnya terus yang diterima, tapi orangnya tidak diorangkan, tidak dihargai," bilangnya.

Ki Kusumo menuntut agar Debby Cinthya Dewi diberhentikan dari jabatan Ketua Dewan Pendiri PARFI 1956.

"Untuk ibu Debby itu harga mati, turun dari Ketua Dewan Pendiri. Dan saya naik," pungkasnya.