topikindo.com - Dewan Pembina Jaringan Pemantau Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Yusfitriadi menjelaskan, wacana Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang akan membatasi profesi artis untuk maju sebagai calon legeslatif (caleg) harus diterapkan secara general kepada seluruh profesi di Indonesia.
"Seluruh warga negara memiliki hak yang sama dan tidak ada perbedaan untuk hal-hal yang bersifat politik. Regulasinya harus dibuat general sebab artis itu profesi dan seharusnya tidak dikhususkan karena pedagang, pengusaha dan dokter itu juga profesi," ujar Yusfitriadi.
Yufitriadi menilai, tidak hanya profesi artis saja yang tidak mampu berbuat banyak di parlemen. Pasalnya, menurut dia, hampir seluruh profesi tidak mampu mewujudkan janji-janji politiknya saat berkampanye kepada rakyat.
"Kalau soal berbuat banyak di parlemen ini juga belaku kepada seluruh profesi dan jangan diobjekkan kepada artis saja. Pengusaha atau pedagang juga, apakah mereka mampu berbuat banyak di parlemen?" imbuhnya.
Adanya batasan caleg dari profesi artis harus memiliki kartu anggota dan menjadi kader minimal setahun dari partai politik yang mengusungnya, kata Yusfitriadi, juga harus dilakukan kepada seluruh caleg dalam Pileg 2019.
"Ini mengenai objek profesi, kalau kemudian artis itu (tidak bisa dicalonkan) karena bukan kader partai artinya profesi lainnya seperti pengacara yang bukan kader partai juga tidak bisa. Sehingga ini diberlakukan bagi setiap orang yang bukan kader partai," jelasnya.
Artis Populer Pendongkrak Suara
Yusfitriadi mengungkapkan, berbodong-bodongnya artis maju sebagai caleg lantaran memiliki popularitas yang mampu mendongkrak suara dari partai politik. Padahal, profesi lainnya selama ini dinilai juga memiliki tingkat popularitas yang sama di mata masyarakat.
"Partai politik banyak memanfaatkan artis untuk mendongkrak suara partai dalam Pemilu secara instan. Padahal profesi pengacara, guru juga memiliki tingkat populeritas yang sama. Tapi secara elektabilitas belum tentu sehingga aturan ini nantinya tidak relevan," terang Yusfitriadi.
Terdapat tiga faktor yang menyebabkan artis banyak dilirik oleh partai politik untuk maju sebagai wakil rakyat. "Pertama tingkat popularitas. Kekuatan finansial yang jelas serta ketiga artis banyak memiliki jaringan kepada media, iklan dan para pengusaha," ungkapnya.
Caleg Harus Memiliki Ideologi dan Jadi Plat Form Partai Politik
Yusfitriadi mengimbau agar partai politik mengusung dan menjadikan setiap calon legeslatif sebagai barometer dari parpol tersebut. Sehingga, setiap calon merupakan kader dan minimal telah berproses dan mengabdi di partai tersebut selama lima tahun.
Ia menambahkan, setiap wakil rakyat harus memiliki ideologi politik yang jelas dari partai yang mengusungnya. Tak hanya itu, setiap anggota parlemen merupakan kader yang menjadi plat form dari partai politik.
"Jadi dia cukup paham dengan keadaan sosial dan bagaimana ideologi partainya supaya tidak ada kecemburuan dari kader lainnya yang telah mengabdi lama kepada partai. Ini akan mendidik seluruh profesi tidak hanya artis, agar kecerdasan dan kemampuan berpolitik itu tidak menjadi nomer kesekian dalam setiap pencalonan," tandasnya.
24 Agu 2016
Pemerintah Akan Batasi Peserta Pemilu Dari Kalangan Artis
23 Agu 2016
Di Gosipkan Lesbian Denga Raline Shah Milane Fernandez Angkat Bicara
Lama tak terdengar namanya, tiba-tiba belakangan ini artis cantik Raline Shah mendadak emosi di akun media sosial pribadinya. Dalam unggahannya pemian film 5 Cm ini berusaha untuk memberikan peringatan kepada para netizen tidak menghakimi seseorang atas pandangan orang lain terlebih akan sbeuah rumor.
“Tiap kali ada gosip atau cerita tentang sesuatu atau seseorang… Saya harap kita semua bisa mengingatkan satu sama lain bahwa, selalu ada sisi lain dari cerita itu. Bisa juga persepsi orang yang menceritakan tentang apa yang terjadi atau apa yg dia lihat, bukan fakta yg terus langsung kita dengar dan percaya…. Jangan terlalu cepat menghakimi atau memperlakukan orang lain secara berbeda hanya dari sayu kisah..”.
Melihat curhatan yang ditulis secara panjang lebar oleh Raline Shah
Milane Fernandez akhirnya memberikan pernyataannya terkait isu lesbian yang dialamatkan kepadanya dan Raline Shah. Seperti diketahui, beberapa foto kebersamaan mereka di media sosial menjadi pemicu isu tersebut.
Milane mengaku bingung ketika kedekatannya dengan Raline Shah dianggap sebagai bentuk penyimpangan seksual. Ia mengaku sangat menyayangi pemeran film 5 CM itu karena sudah dianggap sebagai keluarga.
“Nah itu aku juga bingung kok gitu dibilang LGBT. Itu kan? Padahal ini ga ada sangkut pautnya sama itu. Bener-bener sayang seperti kayak keluarga aja. Karena dia udah kayak kakak,” Tegas Milane Fernandez di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (18/8).
Raline merasa kasihan dengan penyebar isu dan banyaknya komentar-komentar miring di media sosial. “Kasihan saja mereka. Mereka lihat ada apa-apa padahal ya itu pertemanan kita,” tutur adik pemeran Nino Fernandez.
Dengan beredarnya kabar itu, Milane menegaskan hubungannya dengan Raline Shah baik-baik saja. Kabar tentang LGBT tersebut benar-benar tak digubris keduanya karena Milane tak merasa menjalani kehidupan tersebut.
“Ya baik-baik aja, kan balik lagi yang tahu kita. Aku tidak menjalani hidup mereka (LGBT). Aku tidak menjalani. Aku fine-fine aja, karena aku normal-normal aja,” ujarnya.
Milane Fernandez juga tak mau mengurusi orang lain, termasuk dengan kaum yang menyimpang secara seksual. “Mau orang LGBT itu kan bukan urusan aku. Mau mereka happy ya silakan. Aku tidak bisa bilang mereka tidak boleh atau gimana. Memang tidak boleh tapi itu bukan hidup aku,” tandas Milane.
Sarah Shahab, Adik Zee Zee Shahab yang Jadi Dokter Cantik
Zee Zee Shahab adalah satu artis multitalenta yang ada di Indonesia. Ia cukup banyak menorehkan prestasi hingga kini pun masih diingat oleh penggemarnya. Selain berbakat, Zee Zee dikenal sebagai artis yang memiliki paras ayu kearab-araban. Ternyata wajah cantik dari ibunya tersebut tak hanya menurun kepadanya, tetapi juga kepada dua adiknya.
Nah, kali ini salah satu adik Zee Zee yang kini sudah sukses dan menjadi wanita idaman banyak pria. Sarah Syahirah Shahab atau lebih dikenal dengan nama Sarah Shahab. Seperti kakaknya, Sarah juga memiliki paras ayu dengan wajah khas orang Arab.
Tak jauh beda, Sarah pun juga memakai hijab dan menutupi seluruh tubuhnya dengan pakaian muslimah. Kendati lekuk tubuhnya tak terlihat, banyak yang jatuh cinta kepada wanita cantik ini.
10 Profesi Dengan Gaji Fantastis di Indonesia, Berminat?
Melakukan pekerjaan yang sesuai dengan minat Anda memang sangat menyenangkan, terlebih bila pekerjaan Anda ternyata menghasilkan uang yang cukup banyak. Di Indonesia sejatinya cukup banyak pekerjaan yang dapat menghasilkan uang dalam jumlah besar, namun tentunya berbanding lurus dengan tanggung jawab yang ia pegang.
Berikut 10 Profesi Dengan Gaji Fantastis di Indonesia:
1. Dokter
Anda tentu tidak heran mengapa profesi ini memiliki gaji yang sangat besar di Indonesia. Selain karena biaya pendidikan dokter yang tidak murah, resiko yang harus mereka hadapi setiap harinya membuat profesi ini dihargai dengan gaji yang besar.
Gaji dokter di Indonesia memang tidak memiliki standar yang pasti karena setiap rumah sakit memiliki peraturannya tersendiri. Dokter di rumah sakit pemerintah dengan rumah sakit swasta, tentu memiliki gaji yang berbeda. Namun, gaji tetap seorang dokter setiap bulannya ditaksir mencapai 15-17 juta.
2. Artis (Aktor, Penyanyi Solo, Grup Band)
Dunia entertainment memang menjadi salah satu profesi yang paling diminati oleh masyarakat. Bagaimana tidak? Seorang artis yang sedang naik daun, rata- rata bisa tampil hingga 2 kali dalam sehari, dan setiap penampilannya dihargai hingga 50 juta rupiah. Coba Anda bayangkan bila ia tampil sebanyak 6 kali setiap minggunya, kira-kira berapa penghasilannya dalam satu bulan?
Namun, menjadi seorang artis atau public figure bukanlah hal yang mudah. Selain harus bisa menyenangkan hati masyarakat, mereka juga harus mampu menjaga sikap, sehingga dapat menjadi panutan bagi para penggemarnya.
3. Gaji Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
Mengutip dari beritagar.id, gaji pokok anggota DPR RI ternyata tak kalah bila dibandingkan negara lain. Bila dibandingkan dengan pendapatan per kapita, rasio gaji DPR RI justru menduduki peringkat terbesar keempat di dunia.
Setiap bulannya, anggota DPR dapat menerima gaji pokok sebesar 15 juta rupiah, yang kemudian ditambah dengan berbagai tunjangan lainnya.
4. Teknik Perminyakan
Di Indonesia, seorang ahli perminyakan dapat dikatakan masih sangat sedikit jumlahnya, apabila dibandingkan dengan lulusan lainnya dibidang akuntansi, bisnis, ataupun komunikasi. Karena inilah, gaji seorang ahli teknik perminyakan terhitung cukup tinggi.
Rata-rata, gaji untuk seorang fresh graduate saja minimal mencapat 7 juta rupiah. Sedangkan untuk mereka yang sudah senior, gaji minimalnya mencapai 150 juta rupiah perbulannya. Gaji ini sebenarnya terhitung sangat kecil, karena di luar negeri seperti Malaysia, gaji ahli perminyakan dapat mencapai 500 juta rupiah.
5. Programmer
Teknologi kini memang berkembang sangat pesat setiap tahunnya. Untuk Anda yang memiliki minat lebih dibidang komputer, menjadi seorang programmer merupakan pilihan yang tepat.
Gaji seorang programmer sebenarnya tergantung bagaimana kontrak yang dibuat antara pihak pemakai jasa dengan si penjual jasa. Namun untuk orang yang bekerja disuatu perusahaan, seorang fresh graduate memiliki gaji pokok 3-10 juta rupiah setiap bulannya. Apabila ia dapat membuat suatu program tersendiri, tentu pendapatannya akan meningkat.
6. Pilot Pesawat Komersial
Anda tentu menyadari bahwa alat transportasi yang satu ini, memang memiliki harga tiket yang lebih mahal dibandingkan dengan transportasi lainnya. Namun, karena kemampuannya untuk ‘menghilangkan’ batasan jarak, membuat harga tiket transportasi ini dianggap sebanding dengan apa yang didapat.
7. Atlet
Siapa bilang menjadi seorang atlet tidak memiliki pemasukan yang besar? Di Indonesia sendiri, seorang atlet bisa mendapatkangaji yang sangat besar bila mereka mampu mencapai target yang ditentukan oleh Kementrian Olahraga, sponsor, atau institusi-institusi lain yang memiliki relasi dengan sang atlet.
Tontowi dan Liliyana misalnya, atlet cabang bulu tangkis yang baru saja mendapatkan medali emas dalam olimpiade 2016 ini dijanjikan akan mendapatkan berbagai bonus dari pihak pemerintah yang diwakili oleh Kemenpora. Mereka berjanji akan memberikan uang tunai sebesar 5 miliar rupiah kepada Tantowi dan Liliyana dan memberikan tunjangan di hari tua sebesar 20 juta rupiah perbulannya.
8. Human Resources Manager
Tugas seorang Human Resources tidaklah mudah. Merekalah ujung tombak suatu perusahaan untuk dapat berkembang pesat dengan mendapatkan sumber daya manusia yang mumpuni. Karena resiko inilah, gaji yang mereka dapatkan terhitung cukup tinggi.
Untuk seorang manajer SDM yang sudah berpengalaman, di perusahaan multinasional kemampuannya dihargai sekitar 35- 45 juta rupiah per bulan. Sedangkan untuk di perusahaan nasional yang relatif besar seperti bank, kemampuan mereka dihargai 25-35 juta rupiah per bulan.
9. Akuntan
Bisnis di Indonesia semakin berkembang setiap tahunnya. Kebutuhan akan profesi seorang akuntan pun meningkat pesat, namun tak sedikit lulusan baru di bidang akuntansi setiap tahunnya. Maka, gaji setiap akuntan biasanya dinilai berdasarkan banyaknya pengalaman yang ia miliki. Semakin lama ia pernah bekerja sebagai akuntan, semakin besar gaji yang dapat ia terima.
Untuk seorang fresh graduate, mereka dapat digaji sekitar 1,8- 3,2 juta rupiah. Sedangkan untuk mereka yang sudah lebih dari 5 tahun pengalaman, bisa mendapatkan pemasukan sekitar 3,4- 4,7 juta rupiah. Dan untuk mereka yang lebih dari 10 tahun pengalaman, minimal gajinya yakni 5,1 juta rupiah.
10. Pelayan Hukum
Untuk Anda yang memiliki ketertarikan lebih dibidang hukum, ada baiknya untuk meneruskan apa yang Anda sukai tersebut. Pasalnya, para pelayan atau pekerja hukum di Indonesia ternyata dihargai dengan gaji yang cukup tinggi. Gajinya berkisar antara 2,6-13 juta rupiah bahkan lebih, tergantung dengan pengalaman yang ia miliki.
Namun, pekerjaan ini memiliki resiko yang sangat besar. Apabila tidak dilaksanakan dengan serius, hukum negara telah menanti dibelakangnya. Sama seperti sebelum-sebelumnya, gaji besar tentunya diimbangi dengan resiko yang besar pula.
Pengantin Baru, Tika Bravani Belajar Masak Demi Dimas Aditya
Pasangan artis Dimas Aditya dan Tika Bravani sudah resmi menjadi pasangan suami istri sejak tanggal 7 Agustus 2016. Sebagai seorang istri, Tika pun berusaha untuk memenuhi segala kebutuhan suami. Termasuk dengan belajar memasak meski sebelumnya ia termasuk wanita yang enggan ke dapur.
"Dia jarang masak jadi belajar masak pas udah nikah," ujar Dimas. "Senang juga kalau suami senang sama masakan kita. Awalnya aku nggak pernah ke dapur," tambah Tika Bravani di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (19/8/2016).
Segala usaha Tika untuk memasak dan belajar demi suami ini diapresiasi oleh Dimas. Selain itu ternyata Tika mengaku puas karena akhirnya bisa membuat menu yang lumayan. "Ada kepuasan sendiri masakin dia. Dia hobi makan juga kan," tutur Tika.
Dimas bukan termasuk suami yang langsung bilang makanan istrinya enak. Pria kelahiran 7 September 1984 ini memilih untuk jujur meski selalu memberikan apresiasi.
"Aku sih nggak nuntut. Dia nanya kamu sukanya apa? Makan apa? Begitu udah nikah, hari pertama dia masak nasi goreng, rasanya nggak rata, dia pun belajar lama-lama jadi enak," kata Dimas.
Tika pun menemukan kenyamanan ketika bersama dengan sang suami. Meski usia pernikahan pasangan ini baru 2 Minggu, namun Tika begitu bahagia bisa berada di sisi Dimas.
"Sempat pasti ngerasa dapat respon pahit, tapi dia ngerasa katanya bumbunya udah bener nih tapi ada yang kurang. Dia bilang nggak enak tapi hargai, suami idaman," tandas Tika.
Rafathar Rayakan Ultah dengan Anak Yatim
Suasana bahagia melingkari keluarga dari presenter Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Mereka tengah merayakan ulang tahun Rafathar yang pertama.
Beda dari perayaan sebelumnya yang digelar di kediaman mereka di kawasan Green Andara, Jakarta Selatan, kali ini Raffi dan Nagita merayakannya bersama anak yatim dan piatu.
Acara yang digelar Sabtu, (20/8/2016) di taman bermain Playparq, Kemang, Jakarta Selatan, terlihat begitu sederhana. Di pandu oleh seorang MC, acara berlangsung begitu ceria dipenuhi dengan permainan serta nyanyi bersama.
Baik Raffi dan Gigi tampak kompak mengenakan pakaian berwarna merah. Keduanya memang sengaja tidak mengundang begitu banyak teman maupun sahabat sesama artis."Nggak ngundang banyak. Cuma undang anak yatim jumlahnya 100 anak yatim dan fans. Minggu cuma sama keluarga. Ini Rafathar ketemu fansnya perayaan sama fans," ujar Raffi Ahmad seraya menggendong putra kesayangannya.
Sebagai orangtua, Raffi dan Nagita bersyukur anaknya yang masih balita itu meneriman banyak doa dari penggemar. Raffi dan sang istri mengaku memilih perayaan ultah untuk memperingati ultah sang putra ketimbang memberi banyak hadiah.
"Kita berdua memang bikinnya ini. Kalau kemarin kan mungkin banyak yang sayang sama Rafathar jadi dibikinin. Belum ngerti juga dia (kado)," pungkas Gigi.
Relawan Yakin PDIP Dukung Risma pada Pilkada DKI 2017
Gabungan kelompok pendukung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, "Gerak Indonesia", meminta PDI Perjuangan segera menyatakan sikap mengusung Risma pada Pilkada DKI 2017. Menurut mereka, Risma merupakan satu-satunya tokoh yang mampu memimpin Ibu Kota.
Risma tidak hanya dinilai berhasil memimpin Surabaya, tetapi dia juga sosok yang dibutuhkan Jakarta.
"Ia selalu bertindak dengan mempertimbangkan kondisi rakyatnya. Keputusan-keputusan penting diambilnya tanpa mengesampingkan suara rakyat," ujar Ketua Umum Gerak Indonesia, Emi Sulyuwati, di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/8/2016).
Emi mengatakan, warga Jakarta membutuhkan sosok yang dapat mengayomi. Ia lalu menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) arogan dan tidak pro pada warga.
"Jakarta membutuhkan kehadiran ibu yang mau mendengar dan mengayomi. Seorang ibu yang sanggup memimpin dengan ketegasan dan disiplin tanpa merendahkan rakyatnya sendiri," kata dia.
"Hanya seorang ibu yang terbiasa mendengar akan mampu memberi kenyamanan bagi seluruh rakyatnya," sambungnya.
Menurut Gerak Indonesia, kebijakan-kebijakan Pemprov DKI kini tidak pro kepada warga. Pemprov DKI dianggap tidak pernah mendengarkan aspirasi warganya.
Oleh karena itu, Gerak Indonesia menilai Jakarta membutuhkan pemimpin baru yang mendengarkan rakyat, berpihak pada kemanusiaan, disiplin namun tidak arogan, bersedia berdialog dengan rakyat, dan mau bekerja bersama rakyat.
"Sosok itu hanya satu, nama itu hanya satu, yaitu Tri Rismaharini," ucap Emi.
Gerak Indonesia merupakan gabungan dari 11 kelompok pendukung Risma. Kesebelas kelompok tersebut yakni Barisan Risma (Baris), Tanah Merah untuk Risma (Tameris), Aliansi Masyarakat untuk Risma (Amaris), Siap Mendukung Tri Rismaharini (Simetris), Pasukan Risma (Paris), Aspirasi Gerakan Rakyat bersama Risma (Agraris), Anak Rawa Bunga Cinta Risma (Artis), Kampung Gusti Dukung Risma (K-Gris), Setia Kawan Laskar Risma (Selaris), Persatuan Rakyat untuk Risma (Ptraktis), Gerakan Masyarakat Pendukung Risma (Gempur).