28 Jul 2016

Rekaman Sadapan Pembicaraan Sunny dan Sanusi Soal Reklamasi Beredar

Ini Percakapan Heboh Sunny dan Sanusi Soal Reklamasi Sadapan KPK


topikindo.com - Jaksa penuntut umum KPK memutar rekaman hasil sadapan percakapan antara staf Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sunny Tanuwidjaja, dan Mohamad Sanusi sewaktu masih menjadi Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta di persidangan dengan terdakwa Ariesman Widjaja dan Trinanda Prihantoro.

Rekaman tersebut merupakan percakapan pada tanggal 19 Maret 2016. Sunny dan Sanusi membicarakan pembahasan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta yang ketika itu masih dibahas DPRD.

Berikut ini transkrip percakapan antara Sunny dan Sanusi yang diputar JPU.

Sunny: ah gua yang susah lu gila lu

Sanusi: Gue-gue ikut lu, kalau lu "ci sini" gua langsung berangkat bro

Sunny: (terdengar tertawa)

Sanusi: Gimana?

Sunny: Gua per kita perlu ngobrolin soal itu, belum ketok-ketok itu

Sanusi: Aduh udah gua bilang lah, lu nih, gua kemarin si Harco telpon kan

Sunny: hah, terus

Sanusi: Gua bilang sampai gua datangin, ini nggak beresin, ngarti nggak lu. Si sepuluh tetep pimpinannya, nggak tahu lah, nggak smooth-in orang, ngerti nggak lu. Gua bilang head to head. Orang ini track satu tarik klek, tuktataktek, jadi kok ini nggak bro

Sunny: Wah gawat dong

Sanusi: yah gua udah kemarin tuh sampai gua bilang ee sama Ariesman juga sama teman-teman

Sunny: He-eh

Sanusi: Gua bilang ini paling nggak jadi lagi

Sunny: (terdengar tertawa)

Sanusi: Ah lu mas, yah gua udah tahu, orang gini lho jadi gini, ini bukan rahasia umum, lepas dari orang bilang takut wah begana begini, begana begini

Sunny: iya

Sanusi: Ngeri nggak lu

Sunny: Iya

Sanusi: Tapi bukan rahasia umum

Sunny: Iya

Sanusi: Kalau bukan rahasia umum, jadi lu harus head to head, datengin, o ini kunci si Z datengin, jangan semua dipegang satu orang bagi dong. Maksudnya gua gitu loh

Sunny: ooh

Sanusi: Nah gua udah arahin banget tapi gua nggak diinstruksiin, gua nggak berani bro, ngerti nggak lo

Sunny: ooh

Sanusi: jadi ee si Sepuluh ga itu, ini ginilah ini ada ada serakah-serakahan juga, ngerti nggak lu
Sunny: (tertawa)

Sanusi: nggak cakep lah, pokoknya benar-benaer gua sih terus terang aja, tapi karena gua kan prajurit gitu kan, maksud gua  gua udah berkarya, gua ini prajurit, gua nggak bisa karena direct orang sama gitu yah, terus gua anak bawah

Sanusi: kan nggak berani gua dong, gua hargai kalau gua orangnya jaga etika gitu sepanjang nggak diinstruksikan sama yang di..

Sunny: oh tapi kuncinya ada berapa

Sanusi: Ya nggak banyak bro kuncinya. Kemarin tuh udah lima puluh satu, ngerti nggak lu kan tinggal dua puluhan orang kemarin tanda tangan lima satu kan

Sunny: hmmm

Sanusi: kan dua puluhan orang, misalnya PPP gitu kan

sun: hmmmm

Sanusi: nah nggak kan, kalau lu nggak mau kan nggak semuanya PPP itu ikut Lulung, gua tahu itu siapa yang nggak

Sunny: ooh

Sanusi; Sit sit sit beres ya oke Golkar misalnya

Sunny: ooh

Sanusi: Ini gitu-gitu bro, tapi ini head to head nggak bisa lu main-main, tapi kalau lu diemin aja ya nggak kumpul, ini kan didiemin bro, seolah-olah dia bilang ini nggak berani nggak ada isi. Sitauasi begana begini kata mereka mereka ya lu ngomong nggak berani gua udah tau kasar kan gitu loh

Sunny: lu udah lapor si Budi segala udah?

Sanusi: gua udah lapor, gua malah ee gua lapor si Pupung. Pupung langsung telpon lagi, pada saat itu di paripurna Pupung bilang lu lapor gue informasi gue. gua langsung lapor bos nih. Gua langsung lapor ini nggak jadi paripurna neh, jam empat nggak jadi udah jam dua jadi nggak jadi-jadi bro karena itu yah apa ee termasuk yang centra park lu jelasin juga gitu ini. ee gua kan kalau lu tahu gua kalau main dong ikut kan ngerti nggak lu

Sunny: dia nggak, dia nggak mau keluar kali tuh yang Central Park

Sanusi: gua nggak ngerti, maksudnya gua ngelaporin ke dia kan dia kan cuma Central Park sama Harco kan

Sunny: iya betul

Sanusi: hah tapi maksdunya gua kan dia delegasinya kan langsung kepada ketua dong. Gua kan anggota gua nggak berani

Sunny: iya ya

Sanusi: termasuk sama lantai sepuluhnya PDIP-nya

Sunny: iya betul

Sanusi: tapi gua nggak ngerti juga maksudnya gua udah ingetin mereka waktu mau ketemu di PIK itu

Sunny: He eh

Sanusi: kan datang semua tuh

Sunny: he eh

Sanusi: Gua dampingi kan dia tanya gua baiknya gimana Ci, ini laintai sepuluh nih PDIP lantai sepuluh kan nanya gua

Sunny: iya iya

Sanusi: gua bilang gini caranya, ini satu ini begini, ini dua begini lu dari fraksi nanti paripurna begini, balegda begini

Sunny: hmm

Sanusi: sesudah itu gua udah ajarin satu-satu sampai ketemu cost ini ke sini cost ini ke sini totalnya segini gitu kan, kasarnya gitu ya

Sunny: he eh

Sanusi: dan itu yang gua sebutin totalnya karena masih jauh ngerti nggak lu

Sunny: ooh

Sanusi: Yang yang yang dia yang dia beres sama teman-teman gitu kan

Sunny: iya iya

Sanusi: Itu setuju juga dia nggak, kan gua pusing, ngeres juga nggak lu, jadi sebetulnya aduh malu lu bro, lu bayangin empat empat kali paripurna empat kali gagal

Sunny: iya ya gagal

Sanusi: iya

Sunny: Senin ya siang ya ketemu ya, gua cari lu Senin ya

Sanusi: ya dong, iya lu call gua dah kita ketemuan yah

Sunny; oke Senin siang ya gua cari lu ya

Sanusi: iya

Sunny : oke sip sip thank you

Sanusi: yo

27 Jul 2016

13 Menteri Baru Dilantik Oleh Presiden Jokowi, Berikut Nama-Namanya

13 Nama Menteri Baru dan Direshuffle jilid II Kabinet Jokowi


topikindo.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melantik 13 orang hasil perombakan kabinet (reshuffle) jilid II.

Pelantikan dijadwalkan dilakukan hari ini, Rabu (27/7/2016) pukul 14.00 di Istana Negara.

Dari informasi yang beredar, ada sembilan nama baru yang masuk ke dalam jajaran Kabinet Kerja. Sementara itu, ada empat menteri yang bergeser posisinya.

Berikut daftar lengkap seluruh nama yang akan dilantik Presiden Jokowi hari ini:
























































NoNama Kementerian/LembagaMenteri BaruMenteri Lama
1Kemenko PolhukamWirantoLuhut Pandjaitan
2Kemenko MaritimLuhut PandjaitanRizal Ramli
3Kementerian KeuanganSri MulyaniBambang Brodjonegoro
4Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BapennasBambang BrodjonegoroSofyan Djalil
5Kementerian Pendidikan dan KebudayaanMuhajir EffendiAnies Baswedan
6Kementerian PedaganganEnggartiasto LukitoThomas Lembong
7Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan NasionalSofyan DjalilFerry Mursyidan Baldan
8Kementerian PerindustrianAirlangga HartantoSaleh Husin
9Kementerian PerhubunganBudi Karya SumadiIgnatius Jonan
10Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi BirokrasiAsman AbnurYuddy Chrisnandi
11Kementerian Energi dan Sumber Daya MineralArcandra TaharSudirman Said
12Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Desa, dan TransmigrasiEko Putro SanjoyoMarwan Jafar
13Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)Thomas LembongFranky Sibarani

26 Jul 2016

Ajang Balap Motocross di Pamekasan Sajikan Tarian Erotis

Sajikan Tarian Erotis, Motocross di Pamekasan Menuai Kecaman


topikindo.com - Latihan bersama penggemar motocross Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur di lapangan Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, menuai kecaman. Ini terjadi karena usai latihan, ada penyajian tarian erotis dari empat perempuan dengan pakaian serba minim.

Dalam tarian tersebut, empat perempuan berpakaian seragam tanktop hitam dan celana minim warna kotak-kotak kombinasi hitam putih menari dengan disemprot dengan air untuk menambah suasana semakin heboh.

Hiburan tersebut, tidak hanya ditonton orang dewasa. Tetapi juga anak-anak di bawah umur. Puluhan penonton merangsek membentuk lingkaran untuk menikmati hiburan ini.

Hiburan yang tak lumrah ini, menuai kecaman dari salah satu pemuda yang hadir. Salah satunya Abdurrahman. Pemuda yang mengidolakan pelapa MotoGP Valentino Rossi ini menilai, hiburan semacam itu tidak patut dipertontonkan di depan umum. Apalagi ada anak-anak di bawah usia.

"Hiburan crossnya saya senang. Tapi tarian erotis perempuan itu rasanya tidak elok ada di depan umum apalagi di Pamekasan yang menganut prinsip Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbangsalam)," katanya.

Pemuda yang akrab disapa Dudung ini mempertanyakan izin adanya hiburan tambahan itu. Sebab, pada saat acara berlangsung, ada undangan yang hadir dari Kodim 0826 Pamekasan dan Polres Pamekasan.

"Apakah Kodim dan Polres atau Pemkab Pamekasan ikut membenarkan kegiatan hiburan tarian erotis? Ini patut dipertanyakan," ungkapnya

Celine Evangelista, Penakluk Cowok-Cowok Ganteng

Kisah Cinta Celine Evangelista: Delon, Dirly, Hingga Stefan William


topikindo.com - Berdasarkan data situs Bintang, Celine pernah berpacaran dengan Delon, Dirly Dave Sompie, dan sekarang Stefan William. Hubungannya dengan Delon karam, hubungannya dengan Dirly berlabuh di pelaminan.

Usai menikah dengan Dirly dan punya anak yang diberi nama Eleeya Xaviera Sompie, Celine menarik diri dari akting. Selain mengasuh Eleeya, sulung dari tiga bersaudara ini juga membesarkan anak angkatnya, Jemima Guri Clementine.

Menetap di Bali, Celine sibuk mengurus bisnis penyewaan vila di daerah Canggu, Oberoi, Kerobokan, dan sekitarnya.

Melihat anak-anaknya sudah bisa ditinggal, Celine kembali ke dunia akting pada 2013 lewat sinetron Tukang Bubur Naik Haji (TBNH), berperan sebagai Cathy, kekasih Restu yang dilakoni oleh Rio Reifan. Diam-diam, tahun ini juga ia berpisah dengan Dirly. Bertemu lagi dalam sinetron ART pada 2016 ini, tidak ada kecanggungan di antara mereka.

17 Agustus, Menteri Susi Akan Tenggelamkan 71 Kapal

Menanti Aksi Menteri Susi di Hari Kemerdekaan


topikindo.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tak akan pernah berhenti dan puas menenggelamkan kapal yang terbukti melakukan illegal fishing di perairan Indonesia, sebelum aksi kejahatan tersebut sudah tidak ada lagi.

Pada hari Kemerdekaan Indonesia ke-71 pada 17 Agustus 2016, Susi berencana akan menenggelamkan sebanyak 71 kapal Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing.

Hingga saat ini, Susi menjelaskan, kapal-kapal yang akan ditenggelamkan tersebut sudah ada yang inkracht sebanyak 30-an lebih kapal. Sementara 30-an kapal lainnya lagi proses peradilannya masih berjalan (on-going). Nantinya, jelas Susi, bangkai kapal yang sudah ditenggelamkan tersebut bakal disulap menjadi alat bantu penangkapan ikan yang dipasang di laut alias rumpon.

"Mudah-mudahan dapat lagi sisanya sampai 17 Agustus. Target kita 71. Jadi sekarang kapal-kapal patroli kita sedang hunting kapal illegal. Dan pengumumannya tidak akan memasukkan nama negara, hanya jumlah kapal. Kita jadikan rumpon di beberapa wilayah tertentu," ucapnya saat konferensi pers di Gedung Mina Bahari I KKP, Jakarta, Rabu 20 Juli 2016.

Namun demikian, penenggelaman kapal-kapal tersebut tidak akan dilakukan di Natuna, dirinya akan berada di sana hanya sebatas merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-71. Sebab, tahun ini Susi memilih untuk merayakannya di Natuna, Kepulauan Riau. Untuk itu, keberadaannya di Natuna guna memfokuskan keinginan pemerintah untuk mengembangkan Natuna.

Sementara itu, untuk penenggelaman kapal tetap akan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) 115, TNI AL, dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Selain itu, pihaknya juga tidak akan mengundang media untuk meliput kegiatan penenggelaman kapal tersebut. Akan tetapi, ditegaskannya selama ini proses penenggelaman kapal IUU Fishing tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Menurut Susi, dunia saat ini sudah sadar akan bahayanya illegal fishing (penangkapan ikan secara ilegal) dan Indonesia juga telah mengeluarkan banyak kebijakan guna memberantasnya.

"Sekarang seluruh dunia sudah mulai sadar. FAO sudah mendukung kita untuk memasukkan illegal fishing ke dalam rapat-rapat perjanjian," kata Susi.

Susi juga mengemukakan, KKP adalah prioritasnya tujuan pemerintah antara lain karena Presiden Joko Widodo ingin menjadikan laut sebagai masa depan bangsa, juga adanya kehendak untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

"Poros itu menjadi titik pusat yang nantinya berinteraksi dengan semua group social global line," katanya.

Sementara itu, Susi mengatakan penghentian sementara (moratorium) perizinan usaha perikanan tangkap di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia yang berlaku bagi kapal eks-asing berkapasitas di atas 30 GT serta pelarangan pemindahan muatan ikan di tengah laut, telah efektif mengurangi IUU Fishing dan menguntungkan bidang perikanan Indonesia.

Dikatakannya langkah tersebut mampu menurunkan jumlah kapal ikan tak berizin dan praktik perikanan ilegal (illegal, unreported and unregulated fishing) sehingga berkontribusi positif terhadap pasokan ikan tangkap nasional serta pertumbuhan produksi di sektor perikanan.

Barisan Relawan Jokowi Desak Reshuffle Kabinet Segera Dilakukan

Relawan Jokowi Yakin Reshuffle Kabinet Adalah Solusi


topikindo.com - Kelompok Relawan pendukung Presiden RI Joko Widodo meyakini bahwa pelaksanaanreshuffle kabinet akan menjadi solusi yang bisa menyempurnakan kepercayaan publik kepada pemerintah.

Seperti disampaikan oleh Sekjen Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat), Hendrik Dikson Sirait, pihaknya sangat meyakini bahwa reshuffle kabinet adalah sebuah solusi.

"Harapan kita ini reshuffle terakhir sebagai konsolidasi akhir Pemerintahan Jokowi. Ya semacam penataan. Kita sangat percaya presiden sudah berhitung matang mengenai siapa direshuffle dan siapa penggantinya," kata Hendrik di sela-sela pelaksanaan Silatnas Gerakan Pendukung Jokowi di Senayan, Jakarta.

Dilanjutkannya, pihaknya yakin sang presiden punya ukuran objektif soal kapasitas menteri yang akan direshuffle maupun siapa yang menggantikannya. Relawan juga memahami bahwa presiden lebih mementingkan kapasitas serta kompetensi, tanpa terlalu memusingkan apakah calon itu dari kalangan parpol atau profesional.

"Kami yakin presiden akan mendirikan sebuah zaken kabinet," tegasnya.

Hendrik juga mengatakan bahwa pihaknya berharap reshuffle nantinya harus mendudukkan pejabat menteri baru yang konsisten dalam membangun ekonomi pinggiran serta ekonomi kerakyatan. Dari situ akan bisa diukur apakah kinerja seorang menteri sejalan Nawa Cita atau tidak.

Kombes Krishna Murti Dituntut Lebih Berwibawa Saat Jabat Wakapolda

Jadi Wakapolda, Krishna Jangan Main Citra Lagi


topikindo.com - Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar meminta agar Kombes Krishna Murti lebih berwibawa, setelah diangkat menjabat sebagai Wakapolda Lampung.

"Posisi Wakapolda itu sudah membawahi dua bidang yaitu, yaitu pembinaan dan operasional bersama pembantunya. Maka cara berpikirnya tidak bisa hanya reserse saja tapi harus lebih bijak mengendalikan satu kesatuam yang lebih luas. Lingkupnya tidak sekadar mengejar maling," kata Bambang.

Adapun, bidang pembinaan yang perlu diperhatikan secara serius oleh Krishna antara lain di dalam lingkup personalia, sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, keuangan hingga pendidikan.

Sementara, bidang operasional yang jadi fokus pekerjaan polisi yang tenar lewat slogan "Turn Back Crime" itu diantaranya melingkupi reserse, brimob dan sebagainya.

Untuk itu, tak perlu lagi Krishna terlalu fokus mengurusi pencitraan dirinya yang selama ini dilakukan melalui sosial media.

"Jadi yang sekarang harusnya dipikirkan itu adalah membangun profesionalisme kepolisian, pengawasan terhadap anggota-anggota yang sedang bertugas, kesejahteraan, dan lainnya," ujarnya.

Bambang menegaskan, sikap Krishna yang selama ini membangun citra kepolisian melalui dirinya merupakan hal yang tidak perlu.

"Polisi jangan membangun citra kelembagaannya dengan media sosial. Kalau dia (Krishna) arahya hanya membangun citra, artinya positif kepolisian itu hanya ilusi. Tanggung jawab Wakapolda adalah membangun institusi dengan sungguh-sungguh, bukan main citra-citraan lagi," pungkasnya.